Demam rematik merupakan penyakit anak-anak dan remaja. Biasanya, penyakit ini mulai terjadi sekitar 1-3 minggu setelah seseorang tersebut menderita pharyngitis. Di Amerika Serikat, telah dikembangkan antibiotik untuk mengatasi penyakit ini. Akan tetapi, penggunaan antibiotik ini nampaknya agak masih menemui jalan buntu, karena memberikan pengaruh terhadap kesehatan organ hati.
Hasil penelitian menyebutkan bahwa demam reamit sering terjadi atau dialami oleh anak-anak gadis dibandingkan anak laki-laki. Namun setelah tumbuh dewasa, ukuran tentang jenis kelamin mana yang sering terkena sudah mulai kabur. Hal ini sangat bergantung pada sistem imunitas seseorang dan juga lingkungan dimana mereka berada.
Yang menjadi penyebab demam rematik adalah kombinasi infeksi bakteri dan lemahnya sistem imunitas dalam tubuh seseorang tersebut. Mulanya penyakit ini berasal dari infeksi pada tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus. Setelah bakteri itu masuk kedalam tubuh, ia akan berkembang dan menyebabkan demam yang disertai flu. Juga flu ini nantinya akan berkembang menjadi demam rematik.
Perlu anda ketahui, tanda-tanda seseorang terkena demam rematik adalah sebagai berikut:
Hasil penelitian menyebutkan bahwa demam reamit sering terjadi atau dialami oleh anak-anak gadis dibandingkan anak laki-laki. Namun setelah tumbuh dewasa, ukuran tentang jenis kelamin mana yang sering terkena sudah mulai kabur. Hal ini sangat bergantung pada sistem imunitas seseorang dan juga lingkungan dimana mereka berada.
Yang menjadi penyebab demam rematik adalah kombinasi infeksi bakteri dan lemahnya sistem imunitas dalam tubuh seseorang tersebut. Mulanya penyakit ini berasal dari infeksi pada tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus. Setelah bakteri itu masuk kedalam tubuh, ia akan berkembang dan menyebabkan demam yang disertai flu. Juga flu ini nantinya akan berkembang menjadi demam rematik.
Perlu anda ketahui, tanda-tanda seseorang terkena demam rematik adalah sebagai berikut:
- Panas
- Sendi terasa sakit, terutama pada bagian pergelangan tangan dan pergelangan kaki, kemudian pada sendi siku
- Membengkaknya sendi-sendi
- Terasa panas juga nampak memerah
- Terdapat garis-garis merah yang melengkung atau benjolan dibawah kulit
- Kasus yang lebih beratnya lagi badan terasa lemah, nafas pendek, dan mungkin juga rasa nyeri pada jantung (heart pain)
Apabila seseorang (anak) terkena demam rematik, lakukan tindakan penanganan sebagai berikut:
- Temui petugas kesehatan (dokter) untuk memastikan penyakit yang diderita oleh seseorang tersebut agar mendapatkan perawatan yang lebih serius
- Minumkan aspirin dengan takaran besar. Untuk anak yang berusia 12 tahun dapat meminumnya sampai 2 atau 3 tablet @300 gram, enam kali sehari. Minumkan bersama susu atau sedikit soda bicarbonat, guna untuk menghindari sakit pada lambung
- Berikan satu tablet penisilin empat kali sehari, dalam waktu selama 10 hari, guna untuk mencegah penyakit demam rematik dengan mengobati pharyngitis
- Untuk mencegah kambuhnya demam rematik dan kerusakan pada jantung, seorang anak yang pernah menderita demam rematik harus mendapatkan penisilin selama sepuluh hari, begitu ada tanda pertama sakit di leher. Apabila tanda-tanda kerusakan jantung telah nampak, seorang anak tersebut harus mendapat penisilin secara teratur dengan cara menyuntikan benzathin penicillin setiap bulan, mungkin juga selama hidupnya. Ikuti nasihat petugas kesehatan atau dokter yang berpengalaman.
